Get a Glitter Calendar Click Here

Selasa, 17 Juni 2014

Ekonometri_korelasi dan skala likert


1.      Perbedaan dan persamaan kolerasi pearson product moment, rank spearman, dan kontijensi C
Perbedaan
Persamaan
1.      Pearson Product Moment
-          Merupakan pengukuran parametrik.
-          Datanya berskala interval/ rasio (kuantitatif).
-          Uji signifikan menggunakan uji t.
-          Dari ketiga kolerasi yaitu pearson product moment, rank spearman, dan kontijensi C sama-sama merupakan analisis kolerasi bivariat (2 variabel yaitu variabel bebas/independen dan variabel tidak bebas/dependen).
2.      Rank Spearman
-          Merupakan pengukuran non-parametrik.
-          Datanya berskala ordinal (ranking) atau kualitatif.
-          Uji signifikan menggunakan uji Z.
-          Mengukur 2 variabel yang tidak mempunyai joint normal distribution dan conditional variance tidak diketahui sama.
-          Dari ketiganya juga sama-sama mengukur kekuatan hubungan derajat/keeratan antar variabel.
3.      Kontijensi C
-          Datanya berskala nominal (kualitatif).
-          Dihitung dari sebuah tabel kontijensi.
-          Uji signifikan menggunakan uji independensi chi-square.
-          Nilai koefisien kontijensi C tidak pernah negatif, berkisar antara 0 hingga 1.
-          Variasinya merupakan variasi bersama (joint variation) dan dapat berhubungan secara dependen/independen sempurna.
-          Untuk kolerasi pearson product moment dan rank spearman memiliki persamaan yaitu nilai koefisien berada di antara -1 < r < 1. Bila nilai r = 0, berarti tidak ada korelasi atau tidak ada hubungan anatara variabel independen dan dependen. Nilai r = +1 berarti terdapat hubungan yang positif antara variabel independen dan dependen. Nilai r = -1 berarti terdapat hubungan yang negatif antara variabel independen dan dependen.

3.      SKALA LIKERT
Skala likert banyak digunakan dalam penelitian pendidikan, sosial dan psikologi karena manfaatnya untuk menjaring sikap responden. Skala Likert adalah suatu skala psikometrik yang umum digunakan dalam kuesioner, dan merupakan skala yang paling banyak digunakan dalam riset berupa survei. Pengertian lainnya Skala Likert juga adalah skala yang digunakan untuk mengukur persepsi, sikap atau pendapat seseorang atau kelompok mengenai sebuah peristiwa atau fenomena sosial, berdasarkan definisi operasional yang telah ditetapkan oleh peneliti.
Nama skala ini diambil dari nama Rensis Likert, yang menerbitkan suatu laporan yang menjelaskan penggunaannya. Sewaktu menanggapi pertanyaan dalam skala Likert, menentukan tingkat persetujuan mereka terhadap suatu pernyataan dengan memilih salah satu dari pilihan yang tersedia. Biasanya disediakan lima pilihan skala dengan format seperti:
a.       PERTANYAAN POSITIF (+)
Skor 1 Sangat (tidak setuju/buruk/kurang sekali)
Skor 2. Tidak (setuju/baik/) atau kurang
Skor 3. Netral / Cukup
Skor 4. (Setuju/Baik/suka)
Skor 5. Sangat (setuju/Baik/Suka)
b.      PERTANYAAN NEGATIF (-)
Skor 1. Sangat (setuju/Baik/Suka)
Skor 2. (Setuju/Baik/suka)
Skor 3. Netral / Cukup
Skor 4. Tidak (setuju/baik/) atau kurang
Skor 5. Sangat (tidak setuju/buruk/kurang sekali)
Kapan pakai Skala Likert:
·         Ingin menggambarkan secara kasar posisi individu dalam kelompoknya (posisi relatif).
·         Ingin membandingkan skor subyek dengan kelompok normatifnya.
·         Ingin menyusun skala pengukuran yang sederhana dan mudah dibuat
Tips membuat item pada Skala Likert (Likert Scale) di tes psikometri/psikotes:
Item-item dalam skala likert terdiferensiasi dari sikap-sikap yang favorable hingga sikap-sikap yang unfavorable dan memiliki range of response diantara kedua sikap tersebut dalam satu kontinum.
Skala likert dapat digunakan pada berbagai konteks, termasuk konteks klinikal, pendidikan, dan organisasi.  Dalam membuat item pada skala likert perlu diperhatikan hal-hal berikut ini. Dibawah ini tips membuat item skala likert:
§  Hindari  item yang mengacu pada banyak peristiwa masa lalu dibandingkan pada saat ini.
§  Hindari item yang dapat diinterpretasikan sebagai fakta padahal bukan.
§  Hindari item yang dapat diinterpretasikan lebih dari satu cara.
§  Hindari item yang tidak relevan dengan konteks psikologis atau konstruk yang belum terbangun.
§  Hindari item yang jawabannya hampir sama oleh setiap orang atau item yang  tidak akan dipilih oleh seorangpun.
§  Susun item dengan bahasa yang sederhana, jelas, dan langsung.
§  Buat item pendek, tidak lebih dari 20 kata.
§  Satu item hanya berisi satu ide/pokok pikiran.
§  Hindari terjadinya double negatif.
§  Hindari item yang menyebabkan ambiguity pada responden.

Langkah dalam penyusunan skala likert secara rinci sebagai berikut:
1. Menentukan dan memahami dengan baik apa yang akan diukur
2. Menyusun Blue Printuntuk memandu penyusunan alat ukur
3. Indikator yang secara teoritis-logis memberi kontribusi yang lebih besar harus diberikan pernyataan yang lebih banyak
4. Pernyataan dibuat Favorable dan Unfavorable
5. Membuat Item sesuai dengan kaidah
6. Uji coba item
7. Memilih item yang baik
8. Menyusun item terpilih menjadi satu set alat ukur
9. Menginterpretasikan hasil pengukuran.

Interpretasi skor perhitungan
Untuk mendapatkan hasil interpretasi, harus diketahui dulu skor tertinggi (X) dan angka terendah (Y) untuk item penilaian dengan rumus sebagai berikut :
Y = Skor tertinggi likert x jumlah panelis
= Skor terendah likert x jumlah panelis
maka penilaian interpretasi panulis adalah hasil nilai yang dihasil dengan menggunakan rumus Index %.
RUMUS INDEX %  =  Total Skor / Y x 100
PRA Penyelesaian
Sebelum menyelesaikannya kita harus mengetahui interval (Jarak) dan interpretasi persen agar mengetahui penilaian dengan metode mencari Interval skor persen (I).
RUMUS INTERVAL
I = 100 / Jumlah Skor (likert)
(Ini adalah intervalnya jarak dari terendah 0 % hingga tertinggi 100%)
Berikut contoh kriteria interpretasi skornya berdasarkan interval :
·         Angka 0%   – 19,99% = Sangat (tidak setuju/buruk/kurang sekali)
·         Angka 20% – 39,99%  = Tidak setuju / Kurang baik)
·         Angka 40% – 59,99%  = Cukup / Netral
·         Angka 60% – 79,99%  = (Setuju/Baik/suka)
·         Angka 80% – 100% = Sangat (setuju/Baik/Suka)
Penyelesaian Akhir
=  Total skor / Y x 100 


Sumber:
-          http://nana5upriatna.blogspot.com/2010/08/skala-likert.html
-          http://cintastatistika.blogspot.com/2013/05/teori-korelasi.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar